Jumat, 25 Oktober 2019

Pengaruh Big Data Dan Data Center Dalam Bisnis Di Era Digital Marketing





       Belakangan ini mungkin kita tidak asing lagi dengan yang namanya Big data, bahkan big data merupakan bisa dibilang sebagai bahan pokok utama dalam melancarkan sebuah usaha bisnis yang akan djalani.Perusahan  bersekala besar sekalipun pasti menggunakan “Big Data”.






    Sehubungan dengan tema di atas kebetulan saya mengikuti kuliah tamu di kampus INSTITUT TEKNOLOGI & BISNIS ASIA MALANG di mana pada saat kuliah tamu ada beberapa point yang saya dapat simpulkan dari pemateri tentang Big Data sebelum membahas secara lanjut tentang Big Data alangkah baiknya kita pahami dulu.

Apa itu Big Data ?

    Big data adalah kumpulan data yang lebih besar dan lebih kompleks, terutama dari sumber data baru. Data ini sangat banyak sehingga software pemrosesan data tradisional tidak dapat mengelolanya. Namun, sejumlah besar data ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah bisnis yang sebelumnya tidak dapat Anda tangani.

     Salah satu penjelasan paling mudah dimengerti tentang big data adalah pengumpulan dan penggunaan informasi dari berbagai sumber untuk membuat keputusan yang lebih baik. Big data bisa dibilang sebagai sebuah konsep tentang kemampuan kita untuk mengumpulkan, menganalisa, dan mengerti jumlah data yang cukup besar yang datang setiap harinya.



     Big Data merupakan kunci dalam kemajuan dunia saat ini. Big Data dapat mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Dunia marketing pun sudah menggunakan Big Data dalam mengetahui prospek pelanggan masa depan dengan menyesuaikan cara pemasaran produk yang dihasilkan. Melalui Big Data, marketing memperoleh pemahaman tentang perilaku pelanggan / konsumen sehingga dapat membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan.



     Data diatas merupakan studi Snapcart  yang dilakukan dari tahun 2012 sampai 2017 dengan analisis big data, bisnis e-commerce dapat melihat kecenderungan konsumen di waktu-waktu tertentu. Kecenderungan perilaku inilah yang dimanfaatkan untuk menggagas inovasi yang lebih tepat sasaran. Misalnya, jika dulu diskon konvensional hanya berupa potongan harga, sekarang promosi menjelma menjadi bentuk-bentuk yang inovatif dan engaging. Di dalam aplikasi kini tersedia promo cashback, flash sale, kuis di sosial media, hingga games.  Terbukti, berdasarkan studi Snapcart di bulan Ramadan lalu menemukan bahwa 33% konsumen menyukai promo cashback, 22% menyukai flash sale, 21% games di dalam aplikasi (contoh: shake-shake), dan 17% diskon konvensional. 

    Data Snapcart tersebut menunjukkan bahwa inovasi sangat penting untuk menjaga engagement konsumen. Perilaku belanja konsumen pun tidak serta merta stagnan tapi akan terus berubah seiring dengan perkembangan jaman. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah pelaku e-commerce untuk tetap relevan.


    Berikut beberapa point yang saya simpulkan dari kuliah tamu yang saya ikuti di INSTITUT TEKNOLOGI & BISNIS ASIA MALANG:

1. Fungsi Big Data
   Fungsi dari big data sendiri sejatinya dalam dunia bisnis adalah untuk menciptakan nilai bisnis yang dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan yang memakai big data perusahaan yang sedang di geluti.

2. Manfaat Big Data
     Manfat dari Big data itu sendiri adalah sebagai wawasan  dan sebagai landasan dalam mengatur strategi bisnis yang akan kita jalankan.

3. Sumber Big Data
    Sumber dari big data adalah berasal dari Sosial Media , Log File, Sensor, Internet.

     Selain ketiga point di atas terdapat juga UseCase Big Data yang  Dapat Membantu dalam dunia Bisnis
1. Customer 360 Degree View
 adalah Integrasi data pelanggan yang sama untuk diidentifikasi dan dianalisa pola transaksi.
2. Fraud Detection And Prevention
   adalah Mendeteksi aktivitas kriminal dan mencegah hal-hal positif palsu contohnya bank dapat menyimpan datahistorical untuk membantu deteksi kecurangan.
3. Recommendation Engines
   adalah Recomendasi system dengan rating (Collaborative filtering) atau deskripsi (content based recommendation).
4. Production And Preventive Maintenence
    adalah pengamatan secara sistematik diseratai dengan analisis teknis ekonomi untuk menjamin berfungsinya alat dan memperpanjang umur peralatan industri.
5. Sentiment Analysis
   adalah Deteksi consumer emotions saat berintegrasi dengan bisnis anda untuk meningkatkan customer satisfaction misal by social media channels.
   
    Tidak hanya membahas tentang big data saja pada kuliah tamu yang saya ikuti di kampus INSTITUT TEKNIK & BISNIS ASIA MALANG tetapi ada satu pembahasan yang tidak kalah penting yaitu tentang Data Center




Apa itu Data Center...?

         Data Center, atau yang secara harfiah berarti pusat data, merupakan suatu fasilitas yang digunakan untuk penempatan beberapa kumpulan server atau sistem komputer dan sistem penyimpanan data (storage) yang dikondisikan dengan pengaturan catu daya, pengatur udara, pencegah bahaya kebakaran, dan biasanya dilengkapi pula dengan sistem pengamanan fisik.
Data Center pun merupakan kekuatan pendorong yang memungkinkan transformasi digital terjadi. Perkembangan dan adopsi kemajuan digital seperti big data, jejaring sosial dan Internet telah mendorong kebutuhan akan Data Center yang tangkas, efisien, intelligent dan future-proof.

    Data center menjadi sangat penting bagi fungsi perusahaan bisnis yang besar. Setiap gangguan di operasi data center dapat benar-benar menurunkan bisnis jika tidak memiliki strategi cadangan yang efisien.

  Data center merupakan fasilitas yang terdiri dari jaringan komputer dan penyimpanan yang digunakan oleh bisnis atau organisasi lain untuk mengatur, memproses, menyimpan, dan menyebarluaskan data dalam jumlah yang besar.

   Sebuah bisnis biasanya sangat bergantung pada aplikasi, layanan, dan data yang terdapat dalam data center, menjadikannya titik fokus dan aset penting dalam keperluan sehari-hari.

    Dari pemaparan pemateri pada kuliah tamu di kampus INSTITUT TEKNOLOGI & BISNIS ASIA MALANG tentang data center ada beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan yang menurut saya sangat penting dari data center itu sendiri.





Data Center, atau yang secara harfiah berarti pusat data, merupakan suatu fasilitas yang digunakan untuk penempatan beberapa kumpulan server atau sistem komputer dan sistem penyimpanan data (storage) yang dikondisikan dengan pengaturan catu daya, pengatur udara, pencegah bahaya kebakaran, dan biasanya dilengkapi pula dengan sistem pengamanan fisik.
Data Center pun merupakan kekuatan pendorong yang memungkinkan transformasi digital terjadi. Perkembangan dan adopsi kemajuan digital seperti big data, jejaring sosial dan Internet telah mendorong kebutuhan akan Data Center yang tangkas, efisien, intelligent dan future-proof.
Data center juga berfungsi sebagai principal repositories untuk segala macam peralatan IT, termasuk server, subsistem penyimpanan,  networking switches, router dan firewall, serta pemasangan kabel dan physical racks yang digunakan untuk mengatur dan menghubungkan peralatan IT.

Pentingnya Data Center di dalam Infrastruktur IT

1. Sumber daya listrik yang tidak terganggu
Data center memiliki sistem power supply yang baik. Biasanya jika terjadi pemadaman listrik, pada umumnya battery bank akan menyediakan data hingga generator diesel masuk. Hal ini memastikan hampir tidak ada gangguan dalam sumber daya listrik. Menandakan bahwa uptime server yang lebih tinggi.

2. Security
Security (keamanan) adalah salah satu fitur paling penting yang diperlukan klien di data center. Semua akses fisik dikontrol sepenuhnya. Identitas dapat dikonfirmasikan melalui biometrik dan semua aktivitasnya adalah video-login.

3. Pemrosesan dan Penyimpanan
Dengan prosesor multicore baru di pasar saat ini, di data center kecepatan pemrosesan dapat ditingkatkan dalam hitungan jam. Penyimpanan tambahan juga dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan.

4. Banyak IP Provider
Internet berkecepatan tinggi sangat penting untuk e-commerce. Mempertimbangkan jangkauan yang paling dibutuhkan oleh bisnis online di dunia saat ini, banyak penyedia layanan IP yang berlokasi di satu lokasi.
Terbukti hal ini sangat menguntungkan daripada berlangganan untuk koneksi individual. Ada penghematan modal hanya dengan menyewa koneksi untuk jangka waktu tertentu daripada membeli saluran khusus.

5. Bandwidth
Ketika bisnis online berkembang, bar untuk kebutuhan bandwidth meningkat secara radikal. Registrasi produk, pemasaran berbasis web, iklan video, konferensi audio, kolaborasi video dan audio adalah semua aplikasi bandwidth yang lengkap. Data center dilengkapi dengan baik untuk menangani kebutuhan di setiap saat.

Kesimpulan dari dua pembahasan diatas adalah untuk memulai sebuah bisnis maka kita harus siap megikuti perkembangan zaman. Big Data memang penting namun tanpa ada Data Center maka akan sama saja menyulitkan jadi Big Data dan Data Center sangat erat berhubungan dalam dunia  Digital Marketing. 

Mungkin sampai disini dulu pembahan tentang big data dan data center semoga memberikan wawasan terhadap si pembaca





Jangan Lupa Join to Campus Asia

Pendaftaran online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar